Lompat ke konten utama
←

Content Creator: Strategi, Naskah, Produksi, dan Metrik

Pelajaran 1 dari 15

Tujuan dan audiens

Tujuan konten dan formatnya

Setelah pelajaran ini kamu bisa menggolongkan konten ke tahap sadar, pertimbangan, beli, atau peduli, dan mencocokkan format dengan tujuannya.

±14 menitDiperiksa 23 Okt 2026

Pelajaran pertama bisa dicoba tanpa akun. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya dan membuka pelajaran berikutnya

Materi

Rob Stokes dalam eMarketing (Bagian 15.3) merumuskan pemasaran konten sebagai mencocokkan konten — informasi, inspirasi, atau hiburan — dengan kebutuhan pelanggan di tahap mana pun ia berada dalam perjalanan membeli. Pemasar konten berpikir seperti penerbit yang menarik penonton, bukan pengiklan yang membeli perhatian. Karena itu tujuan satu konten ditetapkan lebih dulu, baru idenya dicari.

OpenStax Principles of Marketing (Bagian 16.3) menggambarkan corong dari sadar akan produk sampai membeli, dengan jumlah orang yang makin sedikit di tiap tahap. Kerangka See–Think–Do–Care dari Avinash Kaushik, yang dibahas Intro to Social Media (Lawson) Bagian 3.6, memakai empat tahap yang sejalan. Kelas ini menamainya sadar, pertimbangan, beli, dan peduli.

TahapKeadaan audiensContoh konten kedai kopi di Yogyakarta
SadarBelum tahu butuh produkmuVideo lucu proses sangrai biji kopi
PertimbanganSedang membandingkan pilihanPerbandingan kopi tubruk dan V60, testimoni pelanggan
BeliSiap bertindakDemo paket langganan dengan ajakan yang jelas, diskon pekan pembukaan
PeduliSudah membeli dan setiaUnggah ulang foto pelanggan, intip menu baru untuk pelanggan tetap

Stokes (Bagian 15.4) menambahkan bahwa format dipilih dari tujuan, kemampuan produksi, dan kebutuhan audiens. Video humor bisa membuat calon pelanggan sadar akan merek, sedangkan studi kasus yang berguna lebih mampu meyakinkan orang yang sedang menimbang. Corong yang sama dibahas dari sisi metrik iklan di kelas Pemasaran Digital.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Toko sambal rumahan di Bandung mengunggah video perbandingan tiga tingkat kepedasan produknya, lengkap dengan testimoni pembeli. Konten ini menyasar tahap apa?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Penjahit kebaya di Solo ingin orang yang belum pernah mendengar usahanya mulai mengenal mereknya. Konten mana yang sesuai dengan tahap itu?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Pernyataan mana yang sesuai dengan Stokes (Bagian 15.4) tentang memilih format konten?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 3 lagi