Lompat ke konten utama
←

Dasar Ekonomi

Pelajaran 1 dari 16

Kelangkaan dan pilihan · Pelajaran 1

Kelangkaan dan mengapa memilih selalu berbiaya

Setelah pelajaran ini

Pengguna dapat menjelaskan kelangkaan sebagai keinginan yang melampaui sumber daya, dan membaca garis anggaran sebagai daftar kombinasi yang terjangkau.

±14 menitDiperiksa 2026-09-26

Ekonomi mempelajari cara orang memutuskan ketika sumber dayanya terbatas. Kelangkaan berarti keinginan manusia atas barang, jasa, dan sumber daya melampaui jumlah yang tersedia. Tenaga kerja, lahan, bahan baku, dan waktu semuanya ada dalam jumlah terbatas, sedangkan daftar keinginan hampir tidak berujung. Karena itu memilih bukan hal yang bisa dihindari.

Kelangkaan berbeda dari kehabisan stok. Warung yang kehabisan gula selama dua hari sedang mengalami gangguan pasokan, dan masalahnya selesai begitu kiriman datang. Kelangkaan tidak pernah selesai: berapa pun gula yang tersedia di pasar, jam kerja dan uang yang dipakai untuk mendapatkannya tetap terbatas.

Garis anggaran adalah cara paling ringkas untuk melihat batas itu. Bu Sari punya Rp60.000 sepekan untuk dua hal: nasi bungkus Rp12.000 dan ongkos angkot Rp4.000 sekali jalan. Bila seluruh anggarannya untuk nasi bungkus, ia dapat 5 bungkus dan nol perjalanan. Bila seluruhnya untuk angkot, ia dapat 15 perjalanan dan nol bungkus.

60.000 ÷ 12.000 = 5 bungkus              (semua untuk nasi bungkus)
60.000 ÷ 4.000 = 15 perjalanan           (semua untuk angkot)
60.000 − 3 × 12.000 = 24.000             (sisa setelah 3 bungkus)
24.000 ÷ 4.000 = 6 perjalanan            (yang masih terjangkau)

Titik di dalam garis anggaran terjangkau tetapi menyisakan uang yang tidak terpakai; titik di luarnya tidak terjangkau dengan anggaran sekarang. Bentuk yang sama dipakai lagi di pelajaran berikutnya, kali ini untuk mengukur harga sebuah pilihan dalam satuan pilihan lain yang dilepas.

Latihan 1 dari 3

Pernyataan mana yang menggambarkan kelangkaan dalam pengertian ekonomi?

Pilih satu jawaban

Jawaban diperiksa di server. Latihan ini memastikan kamu memahami contohnya — bukan bukti seluruh pekerjaanmu sudah benar.

Latihan 2 dari 3

Bu Sari punya Rp60.000 sepekan. Nasi bungkus Rp12.000 dan ongkos angkot Rp4.000 sekali jalan. Bila ia sudah membeli 3 nasi bungkus, berapa kali lagi ia dapat naik angkot dengan sisa anggarannya?

Jawaban diperiksa di server. Latihan ini memastikan kamu memahami contohnya — bukan bukti seluruh pekerjaanmu sudah benar.

Latihan 3 dari 3

Nilai alternatif terbaik yang dilepas ketika satu pilihan diambil disebut apa dalam ekonomi? Tulis istilahnya dalam bahasa Indonesia.

Jawaban diperiksa di server. Latihan ini memastikan kamu memahami contohnya — bukan bukti seluruh pekerjaanmu sudah benar.

Catatanmu

Memuat catatan…

Catatan tamu tersimpan di browser ini saja. Masuk kalau ingin membacanya di perangkat lain. 0 dari 4.000 karakter.

Selesaikan latihannya dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Sumber

  1. 1. OpenStax — Principles of Economics 3e, Bagian 1.1: What Is Economics, and Why Is It Important? — https://openstax.org/books/principles-economics-3e/pages/1-1-what-is-economics-and-why-is-it-important
  2. 2. OpenStax — Principles of Economics 3e, Bagian 2.1: How Individuals Make Choices Based on Their Budget Constraint — https://openstax.org/books/principles-economics-3e/pages/2-1-how-individuals-make-choices-based-on-their-budget-constraint

Dicetak dari https://kelasgratis.com/belajar/ekonomi-dasar/kelangkaan-dan-pilihan · diperiksa 2026-09-26

Materi ini merujuk dokumentasi resmi (2 sumber). Daftar lengkapnya, beserta lisensinya, ada di halaman Sumber.