Perubahan harga tidak menggeser kurva. Harga sudah menjadi salah satu sumbu, jadi harga yang berubah hanya memindahkan titik di sepanjang kurva yang sama — itulah pergerakan sepanjang kurva. Yang menggeser kurva adalah hal-hal di luar harga barang itu sendiri.
Penggeser kurva permintaan antara lain pendapatan pembeli, selera, harga barang terkait, serta jumlah dan susunan penduduk. Penggeser kurva penawaran antara lain harga bahan baku, teknologi produksi, dan kondisi alam seperti panen. Ketika salah satunya berubah, seluruh daftar harga-jumlah berpindah ke kanan atau ke kiri.
Empat langkah yang dipakai untuk membacanya: gambar keadaan sebelum perubahan dan catat keseimbangan awalnya; tentukan apakah peristiwa itu menyentuh permintaan atau penawaran; tentukan arah pergeserannya ke kanan atau ke kiri; lalu bandingkan keseimbangan baru dengan yang lama.
Qs lama : 0,1P − 400 → keseimbangan P = 8.000, Q = 400
Panen bagus menambah 200 kg di tiap harga
Qs baru : 0,1P − 200
1.200 − 0,1P = 0,1P − 200
1.400 = 0,2P → P = 7.000
Q = 1.200 − 0,1 × 7.000 = 500Hasilnya terbaca sebagai satu kalimat: penawaran bergeser ke kanan, harga keseimbangan turun dari Rp8.000 menjadi Rp7.000, dan jumlah keseimbangan naik dari 400 kg menjadi 500 kg. Jumlah yang diminta naik bukan karena permintaannya berubah, melainkan karena harganya turun — itu pergerakan sepanjang kurva permintaan yang sama.