Daftar harga dan jumlah bisa dipadatkan menjadi dua persamaan. Di pasar beras Kota Renjana yang dikarang untuk latihan ini, jumlah yang diminta ditulis Qd = 1.200 − 0,1P dan jumlah yang ditawarkan Qs = 0,1P − 400, dengan P dalam rupiah per kilogram dan Q dalam kilogram per hari.
Tanda koefisiennya mencerminkan kedua hukum. Pada permintaan, P dikurangi, jadi harga naik membuat jumlah yang diminta turun. Pada penawaran, P ditambahkan, jadi harga naik membuat jumlah yang ditawarkan naik. Keseimbangan terjadi ketika kedua jumlah itu sama, sehingga kedua persamaan disamakan lalu diselesaikan untuk P.
1.200 − 0,1P = 0,1P − 400 (samakan Qd dan Qs)
1.200 + 400 = 0,1P + 0,1P (kumpulkan suku sejenis)
1.600 = 0,2P
P = 1.600 ÷ 0,2 = 8.000 (harga keseimbangan, rupiah per kg)
Q = 1.200 − 0,1 × 8.000 = 400 (jumlah keseimbangan, kg per hari)
Q = 0,1 × 8.000 − 400 = 400 (diperiksa lewat persamaan penawaran)Langkah terakhir bukan basa-basi. Memasukkan harga keseimbangan ke kedua persamaan harus memberi angka yang sama; bila berbeda, kesalahannya ada di aljabar dan bukan di pasarnya. Dari situ harga lain bisa diuji: pada Rp9.000, jumlah diminta 300 kg dan jumlah ditawarkan 500 kg, jadi ada surplus 200 kg.