Pesan error bukan kerusakan; Excel memberitahu rumusnya tidak bisa dihitung dan alasannya tersirat dari nama errornya. Empat yang paling sering muncul di pekerjaan admin ada di tabel berikut, bersama penyebab dan perbaikannya.
| Pesan | Penyebab | Perbaikan |
|---|---|---|
| #DIV/0! | Membagi dengan nol atau sel kosong, termasuk AVERAGE pada rentang tanpa angka | Periksa pembagi; pastikan rentangnya berisi angka |
| #VALUE! | Teks dipakai dalam hitungan, misalnya =B2+B3 dengan B3 berisi "-" | Pakai SUM (mengabaikan teks) atau bersihkan datanya |
| #NAME? | Nama fungsi salah ketik (SUMM), teks tanpa tanda kutip, atau nama rentang yang tidak ada | Perbaiki ejaan fungsi; beri tanda kutip pada teks |
| #REF! | Sel yang dirujuk sudah dihapus (baris/kolomnya dihapus) | Tulis ulang rujukannya ke sel yang benar |
Contoh: laporan absensi dengan =C2/D2 menghasilkan #DIV/0! di bulan yang hari kerjanya belum diisi; =SUM(B2:B9)/COUNT(A2:A9) menghasilkan #DIV/0! karena kolom A berisi nama, bukan angka. Tanda ##### bukan error: kolomnya terlalu sempit untuk menampilkan angka, lebarkan kolomnya.
=SUM(B2:B9)/COUNT(A2:A9) → #DIV/0! (kolom A teks)
=SUM(B2:B9)/COUNT(B2:B9) → benar