Materi
Pesan error bukan tanda kamu merusak sesuatu. Itu cara Excel bilang: rumus ini tidak bisa dihitung, dan inilah petunjuk sebabnya. Begitu kamu kenal empat pesan yang paling sering muncul, memperbaikinya jadi cepat.
| Pesan | Penyebab | Perbaikan |
|---|---|---|
| #DIV/0! | Membagi dengan nol atau sel kosong, termasuk AVERAGE pada rentang tanpa angka | Periksa pembagi; pastikan rentangnya berisi angka |
| #VALUE! | Teks dipakai dalam hitungan, misalnya =B2+B3 dengan B3 berisi "-" | Pakai SUM (mengabaikan teks) atau bersihkan datanya |
| #NAME? | Nama fungsi salah ketik (SUMM), teks tanpa tanda kutip, atau nama rentang yang tidak ada | Perbaiki ejaan fungsi; beri tanda kutip pada teks |
| #REF! | Sel yang dirujuk sudah dihapus (baris/kolomnya dihapus) | Tulis ulang rujukannya ke sel yang benar |
Contoh: rata-rata penjualan ditulis =SUM(B2:B9)/COUNT(A2:A9), dan hasilnya #DIV/0!. Kenapa? Kolom A berisi nama, jadi COUNT di sana menghasilkan 0, dan Excel tidak bisa membagi dengan nol. Hitung banyaknya angka di kolom B.
=SUM(B2:B9)/COUNT(A2:A9) → #DIV/0! (kolom A teks)
=SUM(B2:B9)/COUNT(B2:B9) → benarError juga menular. Sel yang merujuk sel error ikut menampilkan error yang sama. Jadi pesan di baris total sering bukan letak masalahnya. Telusuri sel yang dirujuk satu per satu sampai ketemu rumus pertama yang error. Perbaiki di sana, dan sel-sel lain pulih sendiri.
Tanda ##### bukan error. Kolomnya hanya terlalu sempit untuk angkanya; lebarkan kolom itu.
