Materi
IF membuat Excel memilih. Kalau syaratnya terpenuhi, keluar hasil pertama. Kalau tidak, keluar hasil kedua. Bentuknya: =IF(syarat, hasil_jika_benar, hasil_jika_salah).
Syarat adalah perbandingan, misalnya C2>=100. Hasilnya boleh teks, angka, atau rumus lain. Teks wajib diapit tanda kutip ganda. Tanda pembandingnya:
- = sama dengan, <> tidak sama dengan
- > lebih besar dari, < lebih kecil dari
- >= minimal (lebih besar atau sama dengan)
- <= maksimal (lebih kecil atau sama dengan)
Contoh pengingat tagihan: tanggal jatuh tempo di B2, tanggal hari ini di E1. Rumus pertama di bawah memberi keterangan di tiap baris. E1 dikunci dengan $ supaya rumusnya bisa disalin ke bawah.
=IF(B2<$E$1,"Terlambat","Belum jatuh tempo")
=IF(C2>=100,C2*500,0)Rumus kedua menunjukkan bahwa hasil IF boleh dihitung. Ini bonus sales: kalau penjualan di C2 minimal 100 unit, bonusnya Rp500 per unit; kalau tidak, 0. Satu kolom rumus seperti ini menggantikan hitungan manual baris per baris.
