Materi
Selamat datang. Di pelajaran pertama ini kamu cukup mengenal tiga hal: sel, alamat sel, dan tanda sama dengan. Setelah itu kamu langsung menulis rumus pertamamu.
Lembar kerja Excel berbentuk kotak-kotak. Kolom diberi huruf: A, B, C. Baris diberi angka: 1, 2, 3. Satu kotak disebut sel. Alamat sel ditulis huruf kolom dulu, baru angka baris. Jadi B2 artinya kolom B, baris 2. Alamat sel yang sedang kamu klik tampil di kotak nama, di kiri atas.
Rumus selalu diawali tanda =. Tanda itu memberi tahu Excel bahwa ketikanmu harus dihitung. Di dalam rumus, tulis alamat selnya, bukan angkanya. Kenapa? Begitu angka di sel itu diganti, hasil rumusnya ikut berubah sendiri.
Contoh stok gudang: kertas 12 rim di B2, amplop 8 kotak di B3. Klik B4, ketik rumus di bawah, lalu tekan Enter.
| A | B | |
|---|---|---|
| 1 | Barang | Stok |
| 2 | Kertas | 12 |
| 3 | Amplop | 8 |
| 4 | Jumlah | =B2+B3 |
=B2+B3 → 20Sekarang ganti stok kertas menjadi 15. B4 langsung menampilkan 23, tanpa kamu hitung ulang. Itulah gunanya rumus.
Empat tanda hitung ini cukup untuk latihan pertama:
- + untuk menambah: =B2+B3
- - untuk mengurangi: =B2-B3
- * untuk mengali, bukan huruf x: =B2*B3
- / untuk membagi: =B2/B3
