Materi
COUNTIFS dan SUMIFS adalah COUNTIF dan SUMIF yang bisa menerima banyak syarat. Bentuknya COUNTIFS(rentang1, kriteria1, rentang2, kriteria2, …). Tiap syarat ditulis sebagai pasangan: rentang yang diperiksa, lalu kriterianya. Sebuah baris dihitung hanya kalau semua pasangan cocok.
SUMIFS punya satu perbedaan penting. Rentang yang dijumlahkan ada di argumen pertama, baru diikuti pasangan syarat. Di SUMIF, rentang itu ada di akhir. Bagian ini paling sering tertukar, jadi ingat saja: SUMIFS dimulai dari apa yang dijumlahkan.
Contoh: catatan penjualan dengan tanggal di kolom A, cabang di B, dan nilai di C. Kamu ingin total penjualan Bandung selama Maret 2026. Susun rumusnya satu pasangan demi satu pasangan:
- Tulis apa yang dijumlahkan: =SUMIFS(C2:C100, …
- Tambah syarat cabang: B2:B100,"Bandung".
- Tambah batas awal tanggal: A2:A100,">="&DATE(2026,3,1). Operatornya di dalam kutip, DATE disambung dengan &.
- Tambah batas akhir: A2:A100,"<"&DATE(2026,4,1). Kurang dari 1 April berarti sampai 31 Maret.
- Tutup kurungnya. Satu baris ikut dijumlahkan hanya bila ketiga syarat cocok.
=SUMIFS(C2:C100,B2:B100,"Bandung",A2:A100,">="&DATE(2026,3,1),A2:A100,"<"&DATE(2026,4,1))
=COUNTIFS(B2:B100,"Sura*",C2:C100,">5000000")Rumus kedua menghitung transaksi di atas Rp5.000.000 dari cabang yang namanya diawali Sura. Wildcard itu menangkap Surabaya sekaligus Surakarta, jadi pastikan memang itu yang kamu mau.
Rentang yang sama boleh dipakai dua kali untuk membuat rentang nilai, misalnya C2:C100 dengan ">=1000000" lalu C2:C100 lagi dengan "<5000000". Semua pasangan digabung dengan logika AND. COUNTIFS dan SUMIFS tidak punya bentuk OR bawaan. Untuk syarat "atau", jumlahkan dua rumus.
