Lompat ke konten utama
←

Rumus Logika dan Syarat

Pelajaran 18 dari 19

Kesalahan dan data yang tidak rapi

Melacak asal hasil yang salah: preseden, dependen, dan Evaluasi Rumus

Setelah pelajaran ini kamu bisa menelusuri preseden sebuah hasil yang salah sampai ke sel asalnya, membedakan preseden dari dependen, dan membaca urutan hitung rumus bertingkat.

  • ±16 menit
  • Video 6 menit
  • 3 latihan
  • Diperiksa 28 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Video

Melacak asal hasil yang salah: preseden, dependen, dan Evaluasi Rumus · 5:59

0:00 / 5:59

Wajib ditonton sampai tuntas; materi berikutnya terbuka setelah video ini selesai. Video tidak bisa dipercepat atau dilompati; tombol mundur bisa dipakai untuk mengulang. Masuk supaya tontonanmu tercatat

Materi

Total di bawah laporan bisa salah tanpa memunculkan kode kesalahan. Sumbernya jarang di sel total itu sendiri. Lebih sering salahnya ada di sel yang dirujuk total itu, atau di sel yang dirujuk sel itu lagi. Jadi kamu menelusurinya mundur, satu tingkat demi satu tingkat.

Sel yang dirujuk sebuah rumus disebut preseden: kalau D10 berisi =B5, B5 adalah preseden D10. Arah sebaliknya disebut dependen: D10 adalah dependen B5, karena hasilnya ikut berubah saat B5 berubah. Di tab Rumus, grup Pengauditan Rumus, ada Lacak Preseden dan Lacak Dependen. Keduanya menggambar panah ke sel terkait. Klik sekali untuk tingkat pertama, klik lagi untuk tingkat berikutnya. Panah merah menunjuk sel yang menyebabkan kesalahan.

  1. Laporan lembur: total upah di H20 terlalu besar. Klik H20 lalu Lacak Preseden. Panahnya menunjuk H2 sampai H19.
  2. Klik Lacak Preseden sekali lagi. Tiap sel H menunjuk jam lembur di kolom F dan tarif di G1.
  3. Baca rumus H2 sampai H19 satu per satu. H11 berisi =F12*$G$1, padahal baris lain merujuk kolom F di barisnya sendiri. Itulah asalnya.
  4. Perbaiki H11. H20 ikut benar, karena H20 adalah dependen H11.

Untuk rumus bertingkat, pakai Evaluasi Rumus di grup yang sama. Alat ini menjalankan rumus selangkah demi selangkah sesuai urutan hitungnya; bagian bergaris bawah adalah langkah berikutnya. Pada contoh di bawah, AVERAGE dihitung dulu menjadi angka, lalu perbandingannya menjadi TRUE atau FALSE, baru IF memilih hasilnya. Argumen IF yang tidak terpilih tidak dihitung sama sekali.

=IF(AVERAGE(B2:D2)>=75,"Lulus","Remedial")

Jendela Pengawas menampilkan sel penting, misalnya total di baris 500, beserta rumus dan hasilnya tanpa perlu menggulir. Lembar latihan di sini tidak punya panah pelacak, jadi kamu melacak dengan mengklik sel dan membaca rumusnya di bilah rumus.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

F10 berisi =SUM(F2:F9), F11 berisi =F10*$H$1, dan F12 berisi =F10-F11. Kamu memilih H1, lalu menekan Lacak Dependen dua kali. Sel mana saja yang ditunjuk panah, berurutan dari tingkat pertama?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

E2 berisi =IF(AVERAGE(B2:D2)>=75,"Lulus",75-AVERAGE(B2:D2)), dan B2:D2 berisi 80, 70, 90. Saat E2 dijalankan dengan Evaluasi Rumus, bagian mana yang tidak dihitung sama sekali?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Lanjutkan ke

Tampilkan 4 lagi