Materi
SWITCH menerjemahkan kode menjadi keterangan. Bentuknya SWITCH(nilai, kasus1, hasil1, kasus2, hasil2, …, [bawaan]). Excel membandingkan nilai dengan tiap kasus, lalu memakai hasil dari kasus pertama yang sama persis. Argumen terakhir yang tidak berpasangan menjadi hasil bawaan.
Kenapa tidak IFS saja? Untuk kode, SWITCH jauh lebih pendek, karena kamu tidak perlu menulis A2="JKT" berulang kali. Tetapi SWITCH hanya memeriksa kesamaan. Untuk rentang seperti "lebih dari 100", kamu tetap butuh IFS. Perbandingan teksnya tidak membedakan huruf besar dan kecil: "jkt" cocok dengan "JKT".
Contoh: kode cabang di A2 diubah menjadi nama kota. Kode yang tidak terdaftar mendapat "Lainnya".
=SWITCH(A2,"JKT","Jakarta","BDG","Bandung","SBY","Surabaya","Lainnya")Argumen pertamanya boleh berupa rumus, asal hasilnya satu nilai. Misalnya B2 berisi tanggal dalam bulan, 1 sampai 31, dan kamu ingin labelnya awal, pertengahan, atau akhir bulan. Bagi dulu dengan 10, bulatkan ke atas, baru petakan:
=SWITCH(ROUNDUP(B2/10,0),1,"Awal bulan",2,"Pertengahan bulan","Akhir bulan")- Tanggal 14 dibagi 10 hasilnya 1,4.
- ROUNDUP membulatkan 1,4 ke atas menjadi 2.
- SWITCH mencari kasus 2 dan mengembalikan "Pertengahan bulan".
- Tanggal 25 menjadi 3. Tidak ada kasus 3, jadi hasilnya jatuh ke bawaan "Akhir bulan".
SWITCH tersedia sejak Excel 2019 dan Microsoft 365. Di Excel lama, kamu bisa mendapat hasil yang sama dengan IF bertingkat, atau dengan tabel bantu dan VLOOKUP.
