Materi
COUNTIF menghitung berapa baris yang cocok. SUMIF menjumlahkan angkanya. Bentuknya SUMIF(rentang_syarat, kriteria, rentang_jumlah). Excel mencari baris yang cocok di rentang_syarat, lalu menjumlahkan angka di rentang_jumlah pada baris yang sama. AVERAGEIF memakai urutan argumen yang persis sama, tetapi menghasilkan rata-rata.
Kriterianya mengikuti aturan COUNTIF: angka, teks, wildcard, atau perbandingan di dalam tanda kutip. Jadi kamu tidak perlu menghafal aturan baru.
Contoh: buku kas dengan kategori di A2:A40 dan nominal di C2:C40. Rumus pertama menjumlahkan pengeluaran Transport. Rumus kedua merata-ratakan semua kategori yang diawali kata Alat.
=SUMIF(A2:A40,"Transport",C2:C40)
=AVERAGEIF(A2:A40,"Alat*",C2:C40)- Excel menelusuri A2:A40 dan menandai baris yang berisi Transport.
- Dari baris yang ditandai, Excel mengambil angka di kolom C.
- Angka-angka itu dijumlahkan. Baris lain diabaikan.
Rentang_jumlah boleh dikosongkan. Kalau begitu, SUMIF menjumlahkan rentang_syarat itu sendiri. Bentuk ini praktis untuk menjumlahkan angka di atas ambang, misalnya =SUMIF(C2:C40,">5000000"). Sel kosong dan teks di rentang_jumlah diabaikan.
Kriteria juga boleh berupa rujukan sel. Dengan begitu, satu rumus bisa kamu salin ke bawah untuk banyak kategori. Kunci kedua rentangnya dengan $ supaya tidak ikut bergeser. SUMIF dan AVERAGEIF hanya menerima satu syarat. Untuk dua syarat atau lebih, kamu butuh SUMIFS dan AVERAGEIFS.
