IFERROR(rumus, nilai_pengganti) menghitung rumusnya sekali; kalau hasilnya salah satu kode kesalahan, yang ditampilkan nilai_pengganti. Semua kode ditangkap: #VALUE!, #N/A, #NAME?, #DIV/0!, #REF!, #NUM!, dan #NULL!. IFNA(rumus, nilai_pengganti) bekerja sama persis tetapi hanya menangkap #N/A; kode lain tetap muncul apa adanya.
=IFERROR(AVERAGEIF($A$2:$A$50,E2,$B$2:$B$50),0)
=IFNA(SWITCH(B2,"P","Diproses","K","Dikirim"),"Cek manual")Pilihan di antara keduanya menentukan apa yang masih bisa kamu lihat. #N/A pada IFS atau SWITCH berarti nilainya tidak masuk kategori mana pun — keadaan yang wajar dan pantas diberi keterangan sendiri. #VALUE! dan #NAME? berarti rumusnya rusak, dan itu harus diperbaiki, bukan ditutupi. IFNA mengganti yang pertama dan membiarkan yang kedua tetap terlihat.
Nilai pengganti mengikuti jenis kolomnya. Kolom yang dijumlahkan di tempat lain diberi angka 0 supaya SUM tetap bekerja; kolom keterangan diberi teks. Tanda kutip kosong membuat sel tampak kosong, tetapi sel itu tetap berisi rumus dan tetap ikut terhitung oleh COUNTA.