Materi
PivotTable bisa meringkas tanggal per bulan, kuartal, atau tahun tanpa kolom bantu. Microsoft menjelaskan dua jalannya. Bidang tanggal yang ditambahkan ke area Baris dideteksi dan dikelompokkan otomatis. Bila tidak, klik kanan salah satu tanggal di PivotTable, pilih Kelompokkan, periksa isian Mulai pada dan Berakhir pada, lalu pilih periode di kotak Menurut, misalnya Bulan dan Kuartal. Untuk bidang angka, kotak itu diisi lebar interval setiap kelompok.
Lembar latihan tidak punya PivotTable, jadi padanannya kolom bantu periode. Kuartal adalah nomor bulan dibagi 3 lalu dibulatkan ke atas: ROUNDUP(MONTH(tanggal)/3,0) memberi 1 untuk Januari–Maret, 2 untuk April–Juni, dan seterusnya. Ringkasannya SUMIFS biasa dengan kolom kuartal sebagai kriteria.
Bidang terhitung adalah bidang baru di PivotTable yang rumusnya memakai nama bidang lain, misalnya Margin =Laba/Penjualan. Microsoft menegaskan bahwa rumus bidang terhitung bekerja pada jumlah data yang mendasarinya, bukan baris demi baris: margin Bogor adalah jumlah laba Bogor dibagi jumlah penjualan Bogor. Rumus itu juga tidak boleh memakai referensi sel. Contoh dengan data servis bengkel di A2:E90 (tanggal, cabang, kuartal, pendapatan, laba):
C2: =ROUNDUP(MONTH(A2)/3,0) → kuartal tanggal A2
H2: =SUMIFS($E$2:$E$90,$B$2:$B$90,G2)/SUMIFS($D$2:$D$90,$B$2:$B$90,G2) → margin cabang G2