Materi
Saham adalah bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Membeli saham suatu perusahaan membuat pembeli menjadi salah satu pemiliknya dalam porsi kecil, berbeda dari pemegang obligasi yang hanya meminjamkan dana. Karena itu nilai saham mengikuti naik-turun kinerja dan harga perusahaan di pasar, dan naik-turun ini paling lebar di antara kelas aset yang dibahas.
Menurut OJK, ada dua sumber keuntungan berinvestasi saham. Pertama, dividen, yaitu bagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham secara berkala. Kedua, capital gain, yaitu selisih antara harga jual dan harga beli saat harga jual lebih tinggi daripada harga beli. Kebalikannya, capital loss terjadi bila harga jual lebih rendah; itulah wujud risiko harga pada saham.
Contoh hitung sederhana: sebuah saham dibeli Rp1.200 per lembar dan kemudian dijual Rp1.500 per lembar. Capital gain per lembarnya 1.500 − 1.200 = Rp300. Bila harga jualnya justru Rp1.000, pemilik mengalami capital loss Rp200 per lembar. Kelas ini tidak menyebut saham perusahaan mana pun; angka di sini karangan untuk melatih hitungannya.