Materi
Setiap titik diagram pencar adalah satu pasangan: satu nilai di sumbu mendatar dan satu nilai di sumbu tegak. Arah hubungan dibaca dari kecenderungan titik. Positif berarti nilai tinggi di satu ukuran cenderung berpasangan dengan nilai tinggi di ukuran lain; negatif berarti nilai tinggi berpasangan dengan nilai rendah. Kekuatannya dibaca dari seberapa rapat titik-titik mengumpul di sekitar sebuah garis. Koefisien korelasi r merangkum keduanya untuk hubungan garis lurus: nilainya dari −1 sampai 1, tandanya menunjukkan arah, dan makin dekat ke −1 atau 1 makin kuat hubungannya. Nilai r mendekati 0 hanya berarti tidak ada hubungan garis lurus; pola melengkung tetap mungkin, karena itu gambarnya tetap dilihat.
Korelasi yang kuat tidak membuktikan bahwa satu ukuran menyebabkan yang lain. NIST menyatakan tidak ada prosedur statistik, termasuk diagram pencar, yang membuktikan sebab-akibat. Salah satu sebabnya variabel pengganggu: ukuran ketiga yang memengaruhi keduanya. Contoh: di data dua puluh kota, jumlah pemadam kebakaran dan kerugian akibat kebakaran berkorelasi positif. Kota yang lebih besar punya lebih banyak petugas dan lebih banyak bangunan yang bisa terbakar; ukuran kota adalah pengganggunya.