Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Menulis Kreatif & Storytelling

Pelajaran 6 dari 16

Tokoh, dunia, dan sudut pandang

Sudut pandang dan konsistensinya

Setelah pelajaran ini kamu bisa mengenali sudut pandang orang pertama, kedua, dan ketiga (terbatas/mahatahu) dan menemukan pergeseran yang tidak konsisten.

±14 menitDiperiksa 1 Okt 2026

Materi

Panduan istilah sastra Oregon State mendefinisikan sudut pandang (point of view) sebagai perspektif pembaca atas peristiwa dalam narasi. Orang pertama: cerita dituturkan oleh tokoh dengan kata "aku" atau "saya". Orang kedua: pembaca dijadikan tokoh dengan kata "kau" atau "kamu", dan ini jarang di fiksi karena membatasi pengembangan tokoh. Orang ketiga: pembaca mengamati dari luar dengan kata "ia", "dia", atau "mereka". Purdue OWL juga membagi fiksi ke tiga sudut pandang yang sama.

Oregon State membagi orang ketiga menjadi dua. Mahatahu memberi akses ke pikiran banyak tokoh; terbatas membatasi akses pada satu atau dua tokoh, dengan jarak psikologis yang bisa "dekat" (membuka pikiran pribadi tokoh) atau "jauh" (hanya yang teramati). Purdue OWL menambahkan bahwa pada orang ketiga, penulis memutuskan seberapa jauh ia masuk ke benak tokoh dan seberapa banyak masa lalu atau masa depan yang ia ketahui.

Sudut pandang yang terpilih harus dijaga. Cerita dengan orang ketiga terbatas pada satu tokoh tidak bisa tiba-tiba membuka pikiran tokoh lain; lompatan semacam itu — kadang disebut berpindah-pindah kepala — membingungkan pembaca karena melanggar aturan yang sudah dipasang cerita sendiri. Konsistensi bukan soal benar-salah selera, melainkan soal menjaga janji: jika pembaca hanya boleh tahu isi kepala Sita, ia tidak boleh mendadak tahu isi kepala orang di seberang meja.

Sudut pandangCiriContoh
Orang pertamaTokoh bercerita, memakai "aku".Aku menahan napas saat pintu terbuka.
Orang keduaPembaca jadi tokoh, memakai "kau".Kau melangkah masuk tanpa mengetuk.
Orang ketiga terbatasDari luar, terkunci pada satu tokoh.Rudi merasakan perutnya mengencang.
Orang ketiga mahatahuDari luar, tahu banyak tokoh.Semua orang di ruangan menyimpan rahasia.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

"Aku menahan napas saat pintu itu terbuka; tanganku berkeringat." Sudut pandang apa ini?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Cerita ditulis dengan orang ketiga TERBATAS yang terkunci pada Sita. Kalimat mana yang MELANGGAR keterbatasan itu karena tiba-tiba masuk ke benak tokoh lain?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Mana yang bertahan sebagai orang ketiga terbatas-dekat pada satu tokoh, Rudi, tanpa berpindah ke benak orang lain?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke