Materi
Jadwal aset tetap menghubungkan tiga laporan sekaligus: belanja modal menjadi arus kas investasi, penyusutan menjadi beban di laba rugi, dan saldo aset tetap bersih masuk neraca. Bentuknya berantai: saldo awal + belanja modal − penyusutan = saldo akhir, dan saldo akhir satu kolom menjadi saldo awal kolom berikutnya. OpenStax memproyeksikan saldo peralatan dengan cara yang sama: saldo periode lalu dikurangi penyusutan periode itu.
Penyusutan dihitung per angkatan. Aset yang sudah ada punya penyusutan dari jadwal lamanya. Setiap belanja modal baru disusutkan garis lurus, yaitu biaya dikurangi nilai sisa lalu dibagi umur manfaat, seperti metode garis lurus di OpenStax. Kapan penyusutan angkatan baru dimulai adalah kebijakan yang ditulis di blok asumsi; di kelas ini dimulai tahun setelah aset dibeli, tanpa nilai sisa. Dengan kebijakan itu, penyusutan aset baru tahun t = jumlah belanja modal sampai tahun t−1 ÷ umur, selama belum ada angkatan yang habis umurnya. Contoh katering di Semarang dengan umur 5 tahun:
Belanja modal 2027: 500 2028: 250 2029: 0
Penyusutan aset baru 2027: 0 2028: 100 2029: 150
(jumlah belanja modal sampai tahun lalu ÷ umur)OpenStax juga menegaskan batasnya: penyusutan seumur aset sebesar biaya dikurangi nilai sisa, tidak lebih. Jendela proyeksi yang lebih panjang dari umur manfaat butuh penanda "masih dalam umur" per angkatan.