Materi
Di neraca proyeksi, piutang, persediaan, dan utang usaha tidak ditebak sebagai angka rupiah. Masing-masing diturunkan dari pos laba rugi yang menggerakkannya. OpenStax mencontohkan logikanya: piutang ditaksir dari penjualan beberapa bulan terakhir sesuai syarat bayar pelanggan, dan utang usaha dari HPP sesuai syarat bayar ke pemasok.
Dalam bentuk hari setahun: piutang = pendapatan × hari piutang ÷ 365, persediaan = HPP × hari persediaan ÷ 365, dan utang usaha = HPP × hari utang ÷ 365. Rumus persediaan adalah kebalikan dari hari persediaan di OpenStax (persediaan akhir ÷ HPP × 365). Di kelas Manajemen Keuangan hari dihitung dari saldo; di model, saldo dihitung dari hari yang diasumsikan. Kelas ini memakai HPP sebagai dasar utang usaha; model lain boleh memakai pembelian, asal ditulis di blok asumsi.
Modal kerja operasi = piutang + persediaan − utang usaha. Yang masuk ke arus kas adalah perubahannya: modal kerja yang naik berarti kas tertahan di pelanggan dan gudang, sehingga mengurangi kas; yang turun melepas kas. Contoh distributor obat di Palembang:
Pendapatan 36.500, hari piutang 40 → piutang = 36500*40/365 = 4.000
Piutang tahun lalu 3.400 → kenaikan 600 → kas operasi berkurang 600