Materi
Skenario adalah sekumpulan asumsi yang berubah bersama: skenario pesimis menurunkan volume dan menaikkan persentase biaya sekaligus. OpenStax mencatat bahwa beberapa skenario penjualan, masing-masing dengan peluangnya, lazim dipakai untuk menaksir penjualan. Di lembar kerja, semua skenario ditaruh berdampingan di blok asumsi, satu kolom per skenario, ditambah satu sel pengendali berisi nomor skenario aktif. Kolom "aktif" mengambil nilai dari kolom yang dipilih dengan CHOOSE atau INDEX, dan seluruh hitungan hanya membaca kolom aktif.
Microsoft menyebut tiga alat analisis bagaimana-jika di Excel: Skenario, Pencarian Tujuan, dan Tabel Data; tabel data menampung satu atau dua variabel dengan banyak nilai. Lembar latihan kelas ini tidak punya Tabel Data, jadi tabel sensitivitas dibangun dengan rumus: masukan pertama di judul baris, masukan kedua di judul kolom, dan setiap sel menghitung ulang keluarannya dari kedua judul itu dengan satu rumus berreferensi campuran. Contoh rental mobil di Bali:
C1: =CHOOSE($B$1,D4,E4,F4) asumsi aktif dari skenario nomor B1
C9: =C$8*($B9-$B$3)-$B$4 satu rumus untuk seluruh tabel C9:F12Cara ini berlaku bila keluarannya bisa ditulis ringkas dari masukannya, misalnya laba operasi = volume × (harga − biaya variabel) − biaya tetap. Untuk keluaran yang melewati banyak tahun, seperti nilai perusahaan, sel tabel memakai fungsi peringkas seperti NPV; modul berikutnya memakainya.