Setelah pelajaran ini kamu bisa menggabungkan pengunci, interlock, sakelar batas, dan tombol STOP terpasang NC untuk menelusuri program pintu gulung.
±17 menit
4 latihan
Diperiksa 28 Okt 2026
Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya
Materi
Gudang distribusi di Bekasi memasang pintu gulung bermotor. Pak Joko, teknisi gudang, mewarisi programnya dan ingin memastikan perilakunya sebelum pintu dipakai harian. Motor naik dan motor turun memakai dua kontaktor, sehingga keduanya tidak boleh menyala bersamaan. Sakelar batas memutus gerakan saat pintu sampai di ujung.
Tiap rung adalah rangkaian pengunci dengan tiga syarat seri: STOP utuh, sakelar batas arah itu belum tercapai, dan kontaktor arah lawan tidak menyala. Kuphaldt menekankan bahwa kegagalan yang paling sering adalah kabel putus, jadi Pak Joko juga memeriksa apa yang terjadi bila kabel STOP putus.
Ia menelusuri satu kejadian per kali: menulis nilai semua bit, menjalankan R1 lalu R2 dengan nilai itu, lalu mengulang setelah tombol dilepas atau sakelar batas berubah. Urutan ini penting, karena bit Y1 yang baru ditulis R1 sudah dibaca R2 di scan yang sama.
Latihan
0/4 lulus
Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 4 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.
Latihan 1 dari 4
Pintu di bawah (X5 = 1, X4 = 0), kedua motor mati. Pak Joko menekan NAIK lalu melepasnya. Bagaimana keadaan Y1 sesudah tombol dilepas?
Pintu sampai di atas sehingga X4 = 1, dan tidak ada tombol yang ditekan. Kemudian angin menggoyang pintu sehingga X4 sesaat kembali 0. Bagaimana keadaan Y1?