Setelah pelajaran ini kamu bisa menerapkan pokok On the Shortness of Life karya Seneca, yaitu waktu habis karena diboroskan, diberikan tanpa ditimbang, dan ditunda, pada undangan rapat dan rencana kerja.
±13 menit·Diperiksa 25 Okt 2026
Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya
Materi
Seneca membuka On the Shortness of Life dengan bantahan: kita tidak diberi hidup yang pendek, kita yang membuatnya pendek; kita tidak miskin hari, tetapi boros. Di bab III ia menunjuk kejanggalan: orang menjaga tanah dan uangnya dari orang lain, tetapi membiarkan orang lain mengambil waktunya.
Bab VIII menyebut pola yang terjadi di kantor tiap hari: orang meminta waktu, dan yang diminta memberikannya dengan senang hati; keduanya menimbang untuk apa waktu itu, tetapi tidak menimbang waktunya sendiri, karena waktu tidak kelihatan. Bab IX menyebut penundaan sebagai pemborosan terbesar: ia merampas hari ini dengan menjanjikan hari esok, padahal masa depan tidak pasti.
Penerapannya di kantor: sebelum memberikan waktu, timbang dulu waktunya, misalnya dengan menanyakan agenda rapat dan bagian yang membutuhkanmu. Sebelum menggeser tugas penting ke "nanti kalau longgar", ingat bab IX.
Latihan
0/3 lulus
Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.
Latihan 1 dari 3
Teguh, staf pemasaran di Malang, menerima undangan rapat dua jam tanpa agenda dari divisi lain. Langkah mana yang sesuai dengan bab VIII On the Shortness of Life?
Latihan 2 dari 3
Lestari berkata, "Pelatihan analisis data akan saya ikuti tahun depan saja, setelah proyek ini selesai dan kerja lebih longgar." Bab IX On the Shortness of Life menggolongkan sikap ini sebagai apa?
Latihan 3 dari 3
Pernyataan mana yang setia pada pembukaan On the Shortness of Life?
Catatanmu
Memuat catatan…
tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000
Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.