Materi
Laporan teknis, SOP, dan skripsi menomori judulnya: 1 Pendahuluan, 1.1 Latar Belakang, 1.1.1 Sejarah Singkat. Word membuat nomor itu dengan Multilevel List (Daftar Multitingkat) yang diterapkan pada judul bergaya Heading. Microsoft Support menulis syaratnya: dokumen memakai gaya judul bawaan. Letakkan kursor di Heading 1 pertama, buka Daftar Multitingkat di grup Paragraf, lalu pilih pola yang memuat Heading 1, Heading 2, Heading 3.
Setelah itu nomor mengikuti tingkat gaya. Heading 1 bernomor 1, 2, 3; Heading 2 di bawahnya bernomor 1.1, 1.2; Heading 3 bernomor 1.1.1. Nomor tidak diketik, jadi saat sebuah bab disisipkan di tengah, Word menghitung ulang bab sesudahnya beserta seluruh subbabnya. Hal yang sama terjadi saat subbab dipindah atau dihapus.
| Judul di SOP gudang | Gaya | Nomor yang muncul |
|---|---|---|
| Penerimaan Barang | Heading 1 | 1 |
| Pemeriksaan Dokumen | Heading 2 | 1.1 |
| Surat Jalan | Heading 3 | 1.1.1 |
| Pemeriksaan Fisik | Heading 2 | 1.2 |
| Penyimpanan | Heading 1 | 2 |
Karena nomor diambil dari tingkat gaya, kesalahan tingkat langsung terlihat sebagai nomor yang aneh: subbab yang keliru diberi Heading 1 muncul sebagai bab baru.