Materi
Kanban Guide edisi Mei 2025 (Coleman dan Vacanti, CC BY-SA 4.0) mendefinisikan Kanban sebagai strategi untuk mengoptimalkan aliran nilai melalui sebuah proses. Ia terdiri atas tiga praktik yang berjalan bersama: mendefinisikan dan memvisualkan alur kerja, mengelola item dalam alur kerja secara aktif, dan memperbaiki alur kerja.
Pemahaman bersama tentang aliran di sebuah tim disebut Definition of Workflow (DoW). Unsur minimumnya: definisi item kerja; definisi kapan item dimulai dan selesai; satu atau lebih keadaan yang dilalui item; cara WIP dikendalikan; kebijakan eksplisit tentang cara item berpindah antar-keadaan; dan service level expectation (SLE), yaitu perkiraan berapa lama sebuah item mengalir dari mulai ke selesai, yang terdiri atas rentang waktu dan peluangnya. Visualisasi DoW adalah papan Kanban.
Mengendalikan WIP menghasilkan sistem tarik: item baru dimulai hanya bila ada sinyal jelas bahwa kapasitasnya tersedia, dan WIP yang turun di bawah batas adalah sinyal untuk memilih pekerjaan baru. Glosarium Agile Alliance memberi contoh batas per kolom: bila kolom uji berbatas 2 dan sudah berisi 2 cerita, tim tidak memulai uji cerita ketiga; prioritasnya menyelesaikan pekerjaan yang sedang berjalan, dan anggota tim berkerumun membantu di aktivitas yang menghambat aliran. Berbeda dari papan tugas, papan Kanban tidak diatur ulang di awal setiap iterasi.
GOV.UK Service Manual membandingkan keduanya: Scrum bekerja dalam Sprint berbatas waktu, sedangkan Kanban berbasis aliran, misalnya saat layanan sudah berjalan dan permintaan mendesak datang tidak menentu. Tim Kanban tetap boleh memakai stand-up harian, retrospektif, dan tinjauan berkala.
Contoh papan tim desain grafis kantor:
| Kolom | Batas WIP | Isi sekarang | Boleh menarik item baru? |
|---|---|---|---|
| Antre | — | 7 | Bukan kolom berbatas |
| Sketsa | 2 | 1 | Ya, satu slot |
| Dikerjakan | 3 | 3 | Tidak |
| Tinjau | 2 | 2 | Tidak |