Lompat ke konten utama
←

Agile dan Scrum

Pelajaran 2 dari 14

Manifesto Agile dan kerangka Scrum

Teori Scrum: empirisme, tiga pilar, lima nilai

Setelah pelajaran ini kamu bisa menunjuk pilar empiris dan nilai Scrum yang tercermin pada sebuah kejadian.

±14 menitDiperiksa 3 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Scrum Guide 2020, ditulis Ken Schwaber dan Jeff Sutherland, mendefinisikan Scrum sebagai kerangka kerja ringan yang membantu orang, tim, dan organisasi menghasilkan nilai lewat solusi adaptif untuk masalah kompleks. Guide itu terbit dengan lisensi CC BY-SA 4.0 dan memuat seluruh definisi Scrum. Kerangkanya sengaja tidak lengkap: hanya bagian yang dibutuhkan teorinya yang didefinisikan, dan teknik lain boleh dipakai di dalamnya.

Teori Scrum berdiri di atas empirisme dan pemikiran lean. Empirisme menyatakan bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman dan keputusan diambil berdasarkan apa yang diamati. Pemikiran lean mengurangi pemborosan dan memusatkan perhatian pada hal yang pokok. Scrum memakai pendekatan iteratif dan inkremental untuk mengoptimalkan prediktabilitas dan mengendalikan risiko.

Tiga pilar empirisnya: transparansi — proses dan pekerjaan terlihat oleh yang mengerjakan maupun yang menerima hasilnya; inspeksi — artefak dan kemajuan menuju tujuan diperiksa sering dan cermat untuk menemukan penyimpangan; adaptasi — bila ada aspek yang menyimpang di luar batas yang dapat diterima, proses atau hasilnya disesuaikan secepat mungkin. Ketiganya berurutan: transparansi memungkinkan inspeksi, dan inspeksi memungkinkan adaptasi. Guide menyebut inspeksi tanpa transparansi menyesatkan, dan inspeksi tanpa adaptasi sia-sia.

Lima nilai Scrum: komitmen, fokus, keterbukaan, rasa hormat, dan keberanian. Tim berkomitmen mencapai tujuannya dan saling mendukung; berfokus pada pekerjaan Sprint; terbuka tentang pekerjaan dan tantangannya bersama pemangku kepentingan; saling menghormati sebagai orang yang cakap dan mandiri; dan berani melakukan hal yang benar serta menggarap masalah sulit.

Contoh pemetaan kejadian di tim penerbitan buletin desa ke pilarnya:

KejadianPilar
Daftar naskah dan statusnya dipasang di grup yang bisa dibaca kepala desaTransparansi
Setiap pagi tim memeriksa naskah mana yang mendekati tenggatInspeksi
Setelah tahu rubrik resep jarang dibaca, urutan rubrik di backlog diubahAdaptasi

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Tim pemasaran memasang papan Product Backlog dan Sprint Backlog di ruang bersama, sehingga atasan dan pemangku kepentingan melihat keadaan pekerjaan yang sama dengan yang dilihat tim. Pilar empiris mana yang sedang dijalankan?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Di Sprint Review terlihat bahwa pengguna tidak memakai fitur pengingat. Product Owner segera mengubah urutan Product Backlog. Langkah mengubah urutan itu menjalankan pilar…

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Mana yang BUKAN salah satu dari lima nilai Scrum?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 1 lagi