Materi
Pada 2001, tujuh belas praktisi pengembangan perangkat lunak menandatangani Manifesto Pengembangan Perangkat Lunak Agile. Isinya pendek: empat pasang nilai, masing-masing berbentuk "yang ini di atas yang itu". Situs manifesto memuat terjemahan resmi berbahasa Indonesia, dan teksnya hanya boleh disalin utuh, jadi di sini isinya dijelaskan dengan kalimat sendiri.
| Lebih dihargai (sisi kiri) | Tetap dihargai (sisi kanan) |
|---|---|
| Individu dan interaksi | Proses dan alat |
| Perangkat lunak yang berfungsi | Dokumentasi yang menyeluruh |
| Kolaborasi dengan pelanggan | Negosiasi kontrak |
| Menanggapi perubahan | Mengikuti rencana |
Kalimat penutup manifesto menyatakan bahwa hal di sisi kanan tetap bernilai; para penandatangan hanya lebih menghargai sisi kiri. Jadi manifesto tidak menghapus dokumentasi, kontrak, proses, atau rencana. Ia menyatakan mana yang didahulukan ketika keduanya bertabrakan.
Halaman kedua menjabarkan dua belas prinsip. Beberapa di antaranya: prioritas tertinggi adalah memuaskan pelanggan lewat penyerahan perangkat lunak bernilai sejak awal dan terus-menerus; perubahan kebutuhan diterima bahkan di tahap akhir; perangkat lunak yang berfungsi diserahkan sering, dari beberapa minggu sampai beberapa bulan, dengan preferensi rentang yang lebih pendek; orang bisnis dan pengembang bekerja sama setiap hari; perangkat lunak yang berfungsi adalah ukuran utama kemajuan; kesederhanaan, yaitu seni memaksimalkan jumlah pekerjaan yang tidak dikerjakan, adalah hal pokok; dan secara berkala tim merenungkan cara menjadi lebih efektif lalu menyesuaikan perilakunya.
Contoh pemetaan kejadian ke nilai: tim aplikasi antrean klinik mengganti rapat status mingguan berisi laporan tertulis dengan obrolan langsung bersama dokter yang memakai aplikasinya. Yang didahulukan adalah individu dan interaksi, sedangkan laporan tertulisnya tetap ada.
GOV.UK Service Manual menggambarkan bedanya dengan perencanaan waterfall: di sana rencana rinci dibuat di awal, disimpan dalam dokumen kebutuhan dan bagan Gantt, dan jarang diubah; di agile, rencana diubah selama tim bekerja dan belajar tentang penggunanya, dengan rincian hanya untuk pekerjaan yang segera dikerjakan. Perencanaan prediktif — WBS, jalur kritis, nilai hasil — diajarkan di kelas Manajemen Proyek dan tidak diulang di sini.