Materi
Google Ads mendefinisikan jendela konversi sebagai rentang waktu setelah interaksi iklan, misalnya klik, tempat konversi dicatat; konversi sesudah jendela habis tidak dicatat. Google Analytics memakai jendela lihat-balik: seberapa jauh ke belakang sebuah sentuhan masih berhak menerima kredit. Meta memisahkan jendela setelah klik dari jendela setelah tayangan, sehingga pembelian bisa dikreditkan ke iklan yang hanya dilihat. Panjang jendela dipilih pengiklan dan pilihannya berubah antarversi, jadi soal kelas ini selalu menyebut jendelanya.
Setiap platform hanya membagi kredit ke salurannya sendiri. Google Ads menyebut saluran yang berhak menerima kredit, dan Meta mengaitkan tindakan di luar iklan, seperti pembelian di situs, ke iklannya bila terjadi dalam jendela setelah iklan dilihat atau diklik. Akibatnya satu pesanan yang disentuh iklan dua platform diklaim keduanya, dan jumlah konversi di laporan semua platform bisa melampaui pesanan yang tercatat di toko.
Kelebihan hitung = jumlah konversi laporan semua platform − pesanan di toko
Rasio klaim = jumlah konversi laporan semua platform ÷ pesanan di tokoContoh toko herbal di Semarang: 100 pesanan di toko, sementara Meta melaporkan 70, Google 55, dan TikTok 20. Jumlahnya 145, kelebihannya 45, rasio klaimnya 1,45. Pusat bantuan Meta juga menyebut penyebab beda angka antaralat: jendela atribusi, zona waktu, dan tanggal konversi yang dipakai.