Materi
Kelas Pemasaran Digital sudah membedakan impresi dari jangkauan dan menghitung frekuensi rata-rata. Pelajaran ini membaca apa yang disembunyikan rata-rata itu. Google Ads melaporkan sebaran frekuensi 1+, 2+, 3+, 4+, 5+, dan 10+: banyaknya orang yang melihat iklan paling sedikit sekian kali. Frekuensi rata-rata 3 bisa berarti semua orang melihat tiga kali, atau segelintir orang melihat sepuluh kali sementara sisanya sekali.
OpenStax Principles of Marketing (Bagian 14.2) menyebut tarik-ulur jangkauan dan frekuensi: calon pembeli kerap perlu melihat pesan lebih dari sekali, sehingga pemasar memilih antara menjangkau sebanyak mungkin orang atau menjangkau orang yang sama berkali-kali. Sebaran frekuensi menunjukkan pilihan mana yang sedang terjadi.
Jangkauan tidak bisa dijumlahkan antarpekan. Meta mendefinisikan jangkauan sebagai akun yang melihat iklan paling sedikit sekali, sehingga orang yang sama di pekan kedua tidak menambah jangkauan kampanye. Jangkauan baru sebuah pekan dibaca dari selisih jangkauan kumulatif.
Jangkauan k+ = jumlah orang yang melihat k kali atau lebih
Impresi = jumlah (frekuensi × banyak orang dengan frekuensi itu)
Jangkauan baru pekan n = kumulatif s/d pekan n − kumulatif s/d pekan n−1Contoh: 4.000 orang melihat iklan tepat sekali, 3.000 dua kali, 2.000 tiga kali, dan 1.000 lima kali. Jangkauannya 10.000, jangkauan 3+ 3.000, impresinya 4.000 + 6.000 + 6.000 + 5.000 = 21.000, dan frekuensi rata-ratanya 2,1.