Materi
Kelas Hitungan Pemasaran UMKM sudah menurunkan ROAS impas, yaitu 1 dibagi rasio marjin kontribusi. OpenStax Principles of Managerial Accounting (Bagian 3.1) mendefinisikan rasio itu sebagai persentase harga jual yang tersisa setelah biaya variabel. Pada ROAS impas, laba setelah iklan nol. Bila pemilik menginginkan laba sebesar m per rupiah omzet, ROAS yang dibutuhkan naik menjadi 1 dibagi selisih rasio marjin kontribusi dan m.
ROAS platform hanya menghitung pendapatan yang diklaim satu platform. MER (marketing efficiency ratio) memakai data toko sendiri: seluruh omzet toko dibagi seluruh biaya iklan di semua platform. Karena pembilangnya catatan toko, MER tidak terpengaruh pesanan yang diklaim dua platform. Laba kontribusi setelah iklan bernilai positif tepat ketika MER di atas 1 ÷ rasio marjin kontribusi.
ROAS sasaran = 1 ÷ (rasio marjin kontribusi − laba yang diinginkan per rupiah omzet)
MER = omzet toko ÷ total biaya iklan semua platform
Laba kontribusi setelah iklan = omzet × rasio marjin kontribusi − total biaya iklanContoh: rasio marjin kontribusi 40% dan laba yang diinginkan 10% dari omzet memberi ROAS sasaran 1 ÷ 0,3 = 3,33, jauh di atas ROAS impas 2,5. Biaya per konversi di laporan platform juga berbeda dengan biaya akuisisi pelanggan: OpenStax Principles of Marketing (Bagian 2.4) membagi biaya pemasaran dengan pelanggan baru saja. CAC dan nilai seumur hidup pelanggan dibahas di kelas Kewirausahaan Dasar.