Materi
Pusat bantuan Meta menyebut tujuan kampanye sebagai hasil keseluruhan yang ingin dicapai, dan memilahnya berdasarkan sasaran usaha: dikenal orang, kunjungan, interaksi, prospek, pemasangan aplikasi, dan penjualan. Nama tujuan di menu sudah pernah disederhanakan dan bisa berubah lagi; yang tetap adalah golongannya. Tujuan menentukan peristiwa yang dikejar sistem penayangan, sehingga kolom hasil di laporan berarti peristiwa yang berbeda di tiap kampanye.
| Golongan tujuan | Hasil yang dihitung | Biaya per hasil |
|---|---|---|
| Kesadaran | Orang yang dijangkau atau impresi | Biaya per 1.000 orang dijangkau |
| Lalu lintas | Klik tautan atau kunjungan | Biaya per klik |
| Prospek | Formulir atau pesan yang masuk | Biaya per prospek |
| Penjualan | Pembelian | Biaya per pembelian |
Karena peristiwanya berbeda, biaya per hasil kampanye kesadaran tidak bisa dibandingkan dengan biaya per hasil kampanye penjualan. Rp9 per orang dijangkau dan Rp40.000 per pembelian mengukur dua hal yang berlainan.
OpenStax Principles of Marketing (Bagian 14.2) mendaftar beberapa cara menetapkan anggaran iklan: persentase penjualan, sisa dana, perkiraan pengembalian, menyamai pesaing, dan pendekatan tujuan dan tugas. Pendekatan terakhir menghitung anggaran dari sasaran yang sudah ditetapkan. Di iklan digital hitungannya target hasil dikali biaya per hasil periode sebelumnya. Kursus menjahit di Solo yang menargetkan 120 prospek dengan biaya per prospek bulan lalu Rp25.000 butuh anggaran Rp3.000.000.
Anggaran kampanye = target hasil × biaya per hasil
Kesadaran: (target jangkauan ÷ 1.000) × biaya per 1.000 orang dijangkau