Materi
Anggaran kas menggabungkan semua uang masuk dan keluar dari anggaran lain (§7.3). Penerimaan berasal dari jadwal penagihan: penjualan tiap periode dikali pola tertagih (periode yang sama, periode berikutnya), ditambah piutang awal yang jatuh tertagih; bagian yang ditaksir tak tertagih tidak dimasukkan. Pengeluaran memuat pembayaran pembelian bahan menurut pola pembayarannya ditambah utang awal, upah tenaga kerja langsung, overhead dan beban usaha tanpa penyusutan, serta pembelian aset dari anggaran modal.
Saldo awal + penerimaan − pengeluaran − bunga menghasilkan kas sebelum pembiayaan. Bila angka itu di bawah saldo minimum yang ditetapkan manajemen, kekurangannya ditutup pinjaman. Bank sering meminta pinjaman dalam kelipatan tertentu, sehingga kekurangan dibulatkan ke atas dengan ROUNDUP. Bila kas melebihi minimum, kelebihannya melunasi pokok, dibulatkan ke bawah dengan ROUNDDOWN dan tidak lebih dari sisa pinjaman (MIN). Kelas ini memakai satu kesepakatan contoh: pinjaman dan pelunasan terjadi di akhir triwulan, dan bunga dibayar tiap triwulan atas saldo pinjaman akhir triwulan sebelumnya.
Contoh kekurangan kas dengan saldo minimum Rp30.000.000 dan kelipatan pinjaman Rp10.000.000:
Kas sebelum pembiayaan 12.500.000
Kekurangan terhadap minimum 30.000.000 − 12.500.000 = 17.500.000
Pinjaman dibulatkan ke atas ke kelipatan 10.000.000 = 20.000.000
Saldo kas akhir 12.500.000 + 20.000.000 = 32.500.000