Materi
Anggaran operasi PT Kriya Rotan Cirebon dari misi Modul 1 sudah disetujui direksi. Sekarang bagian keuangan menyusun anggaran kas per triwulan, menentukan berapa pinjaman yang diajukan ke bank dan kapan dilunasi, lalu menyusun laporan laba rugi proforma setahun. Pembelian dua aset tetap di semester pertama membuat kas menipis justru saat penjualan mulai naik. Situasi seperti ini yang membuat anggaran kas disusun (§7.1): melihat lebih awal kapan kas kurang, berapa banyak, dan berapa lama.
| Pos | Kebijakan atau kesepakatan (contoh) |
|---|---|
| Pola penagihan | 70% di triwulan penjualan, 28% triwulan berikutnya, 2% tak tertagih |
| Piutang awal | Rp210.000.000, tertagih seluruhnya di TW1 |
| Pola pembayaran rotan | 60% di triwulan pembelian, 40% triwulan berikutnya |
| Utang usaha awal | Rp80.000.000, dibayar di TW1 |
| Pembelian aset | Oven pengering Rp300.000.000 di TW1, perluasan gudang Rp250.000.000 di TW2 |
| Kas | Saldo awal Rp90.000.000, saldo minimum Rp75.000.000 |
| Pinjaman bank | Kelipatan Rp25.000.000; bunga 3% per triwulan atas saldo akhir triwulan sebelumnya; pinjam dan lunasi di akhir triwulan |
Semua persen, saldo minimum, kelipatan, dan bunga di tabel adalah contoh kesepakatan, bukan tarif bank yang berlaku. Laba rugi proforma memakai biaya produksi standar Rp245.000 per kursi: bahan, tenaga kerja langsung, overhead variabel, dan tarif overhead tetap dari kapasitas normal 8.000 kursi setahun. Selisih overhead tetap karena produksi berbeda dari kapasitas normal tidak dimasukkan, dan pajak penghasilan tidak dihitung.