Materi
Darwin dan Wallace masing-masing merumuskan seleksi alam sebagai akibat pasti dari tiga prinsip. Pertama, sifat organisme diwariskan dari induk ke keturunannya. Kedua, keturunan yang lahir lebih banyak daripada yang bisa bertahan hidup, karena sumber daya terbatas, sehingga terjadi persaingan. Ketiga, keturunan berbeda-beda sifatnya dan variasi itu diwariskan. Keturunan dengan sifat warisan yang membuatnya lebih unggul bersaing akan bertahan dan beranak lebih banyak, sehingga sifat itu makin sering muncul di generasi berikutnya. Contoh (karangan): di tanah gelap, kumbang cokelat lebih jarang dimangsa burung daripada kumbang hijau; bila warna diwariskan, proporsi kumbang cokelat naik dari generasi ke generasi.
Evolusi diukur sebagai perubahan frekuensi alel dalam populasi. Ada empat penyebabnya: seleksi alam, mutasi, hanyutan genetik, dan aliran gen atau migrasi. Mutasi, yaitu perubahan urutan DNA, adalah sumber alel baru. Bukti evolusi antara lain struktur homolog, yaitu bagian tubuh berbagai spesies yang susunan dasarnya sama karena berasal dari leluhur bersama walau fungsinya berbeda, dan struktur vestigial, yaitu sisa bagian yang tidak tampak berfungsi, seperti tulang panggul pada sebagian ular.