Materi
Hampir semua sel terlalu kecil untuk dilihat mata telanjang, sehingga dipelajari dengan mikroskop. Dua besaran penting: perbesaran, yaitu seberapa besar benda tampak dibanding ukuran aslinya, dan daya pisah, yaitu kemampuan menampilkan dua titik berdekatan sebagai dua titik terpisah. Mikroskop cahaya di laboratorium perkuliahan memperbesar sampai sekitar 400 kali, dan sekitar 1.000 kali dengan lensa imersi minyak. Perbesaran dihitung sebagai ukuran bayangan dibagi ukuran asli, dan keduanya harus dalam satuan yang sama: 1 mm = 1.000 µm. Contoh: sel darah merah manusia berdiameter sekitar 8 µm. Bila di foto diameternya 3,2 mm, ubah dulu menjadi 3.200 µm; perbesarannya 3.200 ÷ 8 = 400 kali.
Ukuran sel dibatasi oleh rasio luas permukaan terhadap volume. Luas permukaan bertambah sebanding kuadrat ukuran, sedangkan volume bertambah sebanding pangkat tiga, sehingga makin besar sel, makin kecil rasionya. Membran harus cukup luas untuk melayani pertukaran zat bagi seluruh isi sel; bila tidak cukup, sel membelah atau mati. Untuk sel berbentuk kubus bersisi s: luas = 6 × s², volume = s³. Kubus bersisi 2 µm punya luas 24 µm² dan volume 8 µm³, jadi rasionya 3.