Materi
Kebiasaan 5 berbunyi: memahami lebih dulu, baru minta dipahami. Covey mengamati bahwa kebanyakan orang mendengar dengan niat menjawab, bukan memahami. Ia menyebut lima tingkat mendengar: mengabaikan, berpura-pura, selektif, penuh perhatian pada kata-kata, dan empatik, yaitu masuk ke kerangka acuan orang lain sampai paham cara ia melihat dan merasakan keadaannya.
Pendengar yang belum empatik menanggapi dari riwayat dirinya. Covey menamai empat respons autobiografis: menilai (setuju atau tidak), menyelidik (bertanya dari sudut kepentingan sendiri), menasihati (memberi saran dari pengalaman sendiri), dan menafsirkan (menjelaskan motif orang lain dengan motif sendiri). Mendengar empatik tumbuh bertahap: mengulang isi, merumuskan ulang isi, mencerminkan perasaan, lalu merumuskan ulang isi sekaligus mencerminkan perasaan.
Setelah memahami, baru minta dipahami dengan urutan ethos (kredibilitas pribadi), pathos (perasaan dan kebutuhan pendengar), lalu logos (logika usulan). Communication in the Real World mencatat hal yang sejalan: pendengar empatik menahan penilaian, merumuskan ulang, dan tidak merebut sorotan dengan cerita atau nasihatnya sendiri.