Materi
Kebiasaan 1 berangkat dari satu pengamatan: di antara stimulus (kejadian) dan respons (tanggapan kita) ada ruang, dan di ruang itu manusia memilih. Covey mengaitkan gagasan ini dengan pengalaman psikiater Viktor Frankl. Proaktif berarti mengakui bahwa perilaku kita hasil keputusan kita, bukan hasil keadaan. Covey memecah kata responsibility menjadi response-ability: kemampuan memilih respons.
Orang reaktif digerakkan lingkungan: hujan membuatnya malas, sikap rekan menentukan suasana hatinya. Bahasanya memindahkan tanggung jawab ke luar diri, misalnya "Saya terpaksa lembur gara-gara klien itu" atau "Saya memang begini orangnya". Versi proaktifnya menyebut pilihan pembicara: "Saya memilih menuntaskannya malam ini, lalu membahas tenggat berikutnya dengan klien."
Proaktif juga berarti mengambil inisiatif untuk hal yang menjadi tanggung jawab sendiri, tanpa menunggu disuruh. Covey menegaskan inisiatif tidak sama dengan memaksa atau bersikap agresif. Psikologi punya gagasan yang dekat, yaitu lokus kendali dari Julian Rotter (1966): orang berlokus internal memandang hasil sebagai buah usahanya, sedangkan orang berlokus eksternal memandangnya ditentukan orang lain, nasib, atau kebetulan.