Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Excel untuk Staf Keuangan

Pelajaran 10 dari 16

Aset tetap dan penyusutan

Penyusutan garis lurus dengan SLN

Setelah pelajaran ini kamu bisa menghitung penyusutan garis lurus dengan SLN dan menyusun jadwal akumulasi serta nilai buku.

±17 menitDiperiksa 5 Okt 2026

Materi

Aset tetap seperti kendaraan, mesin, dan rak gudang dipakai bertahun-tahun, sehingga harganya dibebankan sedikit demi sedikit selama umur manfaatnya. Tiga angka diperlukan: harga perolehan, nilai sisa (perkiraan nilai aset di akhir umur manfaat), dan umur manfaat. OpenStax menyebut metode garis lurus sebagai metode yang membagi rata jumlah yang dapat disusutkan — harga perolehan dikurangi nilai sisa — ke setiap tahun umur manfaat.

Fungsi SLN(cost, salvage, life) menghitung tepat itu. Microsoft mencontohkan aset seharga 30.000 dengan nilai sisa 7.500 dan umur 10 tahun: penyusutannya 2.250 per tahun. Untuk penyusutan bulanan, umur ditulis dalam bulan (umur × 12) atau hasil tahunan dibagi 12.

Jadwal penyusutan menampilkan tiga kolom per tahun. Beban tahun itu; akumulasi penyusutan, yaitu jumlah beban dari tahun pertama sampai tahun itu; dan nilai buku, yaitu harga perolehan dikurangi akumulasi. Di akhir umur manfaat, nilai buku garis lurus sama persis dengan nilai sisa. Contoh jadwal dengan harga perolehan di H1 dan beban di B5:B9:

Akumulasi: =SUM($B$5:B5)
Nilai buku: =$H$1-C5

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 3 dari 3

Mesin pengemas dibeli Rp96.000.000 dengan nilai sisa Rp12.000.000 dan umur manfaat 7 tahun. Dengan metode garis lurus, berapa nilai bukunya di akhir tahun ke-3?

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke