Materi
Di pertengahan bulan, pencapaian 45% belum berarti apa-apa sebelum dibandingkan dengan waktu yang sudah lewat. Run rate menjawabnya: realisasi sampai tanggal data dibagi hari kerja yang sudah berjalan, dikali hari kerja sebulan. Hasilnya perkiraan penjualan akhir bulan bila kecepatan menjual tetap sama, dan proyeksi pencapaian adalah run rate dibagi target.
Kedua penyebut dihitung dengan NETWORKDAYS beserta daftar libur. Hari kerja berjalan dihitung dari tanggal 1 sampai tanggal data, yaitu tanggal terakhir yang transaksinya sudah masuk log, bukan tanggal laporan dibuat. Hari kerja sebulan memakai EOMONTH untuk akhir bulan, jadi rumus yang sama berlaku di bulan mana pun:
=NETWORKDAYS(B1,B2,$E$2:$E$6)
=NETWORKDAYS(B1,EOMONTH(B1,0),$E$2:$E$6)
=C5/$B$3*$B$4Contoh September 2026 tanpa libur: data sampai Jumat 11 September, jadi hari kerja berjalan 9 dari 22. Realisasi Rp36.000.000 memberi run rate 36.000.000 ÷ 9 × 22 = Rp88.000.000, dan dengan target Rp100.000.000 proyeksinya 88%. Daftar libur ditulis sebagai kalender perusahaan di sel tersendiri. Distributor yang juga berjualan hari Sabtu memakai NETWORKDAYS.INTL, yang tidak dibahas di kelas ini.