Tiga bangun ini dihitung dengan satu gagasan yang sama: setiap bangun dapat disusun ulang menjadi persegi panjang. Segitiga adalah separuh persegi panjang yang alas dan tingginya sama, sehingga luasnya setengah hasil kali keduanya. Jajar genjang dapat dipotong di satu sisi dan dipindahkan ke sisi lain sampai menjadi persegi panjang dengan alas dan tinggi yang sama. Trapesium menjadi persegi panjang yang lebarnya rata-rata dua sisi sejajarnya.
| Bangun | Ukuran yang diperlukan | Luas |
|---|---|---|
| Segitiga | alas a, tinggi t tegak lurus alas | ½ × a × t |
| Jajar genjang | alas a, tinggi t tegak lurus alas | a × t |
| Trapesium | sisi sejajar a dan b, tinggi t antara keduanya | ½ × (a + b) × t |
Contoh, langkah demi langkah. Taman berbentuk segitiga dengan alas 12 m dan tinggi 7 m. Langkah pertama, kalikan alas dengan tinggi: 12 × 7 = 84. Langkah kedua, ambil setengahnya: 84 ÷ 2 = 42 m². Kalau taman itu hendak dipagari, luas 42 m² tidak menjawabnya; yang dibutuhkan panjang ketiga sisinya, dan panjang sisi miring dihitung terpisah di pelajaran teorema Pythagoras.
Kata tinggi di sini selalu berarti jarak tegak lurus, bukan panjang sisi miring. Hubungan antara sisi miring dan tinggi diatur identitas trigonometri dasar yang dirangkum DLMF pada bagian kuadrat dan hasil kali fungsi trigonometri.