Materi
Molaritas (M) menyatakan konsentrasi: jumlah mol zat terlarut dalam satu liter larutan, M = mol ÷ liter larutan. Satuannya mol/L, dan larutan 1 M berisi 1 mol zat terlarut per liter. Volume yang dipakai adalah volume larutan akhir, bukan volume air yang ditambahkan. Karena gelas ukur memakai mililiter, volume dibagi 1.000 dulu untuk mendapat liter.
Contoh: 11,7 g NaCl (58,5 g/mol) dilarutkan hingga volume larutan 500 mL. Molnya 11,7 ÷ 58,5 = 0,2 mol, volumenya 0,5 L, jadi molaritasnya 0,2 ÷ 0,5 = 0,4 M. Sebaliknya, massa yang harus ditimbang untuk membuat larutan dihitung dengan massa = M × V (liter) × massa molar.
Pengenceran menambah pelarut tanpa mengubah jumlah mol zat terlarut, sehingga M₁V₁ = M₂V₂: konsentrasi dan volume larutan stok di kiri, konsentrasi dan volume larutan encer di kanan. Kedua volume cukup bersatuan sama, tidak harus liter. Contoh: 50 mL HCl 6 M diencerkan hingga 300 mL, konsentrasi barunya 6 × 50 ÷ 300 = 1 M.