Materi
Koefisien persamaan setara menyatakan perbandingan mol zat yang bereaksi dan terbentuk. Perhitungan stoikiometri selalu melewati mol: ubah massa yang diketahui menjadi mol, kalikan dengan perbandingan koefisien, lalu ubah mol hasil menjadi massa.
Pereaksi pembatas adalah pereaksi yang habis lebih dulu, sehingga menentukan banyaknya hasil. Cara menemukannya: bagi mol tiap pereaksi dengan koefisiennya; yang hasil baginya paling kecil adalah pembatas. Hasil teoretis adalah banyaknya hasil yang terbentuk bila pereaksi pembatas habis seluruhnya. Hasil nyata dari percobaan hampir selalu lebih kecil, dan perbandingannya dinyatakan sebagai persen hasil = hasil nyata ÷ hasil teoretis × 100%, dengan kedua hasil bersatuan sama.
Contoh: 2H₂ + O₂ → 2H₂O dengan 4 g H₂ (2 g/mol) dan 48 g O₂ (32 g/mol).
- Mol H₂ = 4 ÷ 2 = 2 mol; mol O₂ = 48 ÷ 32 = 1,5 mol.
- Bagi dengan koefisien: H₂ 2 ÷ 2 = 1; O₂ 1,5 ÷ 1 = 1,5. H₂ adalah pembatas.
- Mol H₂O = mol H₂ × 2/2 = 2 mol, jadi hasil teoretisnya 2 × 18 = 36 g.
- Bila yang diperoleh 30,6 g, persen hasilnya 30,6 ÷ 36 × 100% = 85%.