Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

Masuk

Contekan Sains

Rumus Kimia: Mol, Molaritas, pH, Gas Ideal, dan Entalpi

Rumus mol dan massa molar, stoikiometri, molaritas dan pengenceran, pH, larutan penyangga, gas ideal, entalpi, hukum Hess, dan kesetimbangan — masing-masing menaut ke soal hitungan yang dinilai otomatis.

30 baris · Diperbarui

Atom dan senyawa

Nomor atom, massa atom, golongan, dan periode dibaca dari tabel periodik. Versi yang bisa diklik ada di lab Tabel Periodik Interaktif (/lab/tabel-periodik-interaktif).

  • Nomor massa dikurangi nomor atom; atom netral punya elektron sebanyak protonnya.

    besi-56, Z = 26: 30 neutron

  • massa atom rata-rata = Σ(massa isotop × kelimpahan)Latih: Partikel penyusun atom dan isotop

    Rata-rata berbobot seluruh isotop; itulah angka massa atom di tabel periodik.

    klorin: 35 × 0,75 + 37 × 0,25 = 35,5

  • elektron ion = Z − muatanLatih: Ion dan jenis ikatan

    Kation melepas elektron, anion menerima elektron; jumlah protonnya tidak berubah.

    S²⁻: 16 + 2 = 18 elektron

  • golongan 1: +1 · 2: +2 · 15: −3 · 16: −2 · 17: −1Latih: Ion dan jenis ikatan

    Muatan ion unsur golongan utama yang diramalkan dari tabel periodik; aluminium di golongan 13 bermuatan +3.

  • Al³⁺ + O²⁻ → Al₂O₃Latih: Menulis rumus senyawa ion

    Rumus senyawa ion memakai perbandingan terkecil yang membuat total muatannya nol; ion poliatom yang lebih dari satu diberi kurung.

    Mg(OH)₂ · Ca₃(PO₄)₂

Mol dan stoikiometri

Larutan, asam, dan basa

  • M = mol ÷ liter larutanLatih: Molaritas dan pengenceran

    Molaritas memakai volume larutan akhir; mililiter dibagi 1.000 lebih dulu.

    0,2 mol dalam 500 mL = 0,4 M

  • M₁ × V₁ = M₂ × V₂Latih: Molaritas dan pengenceran

    Pengenceran tidak mengubah mol zat terlarut; V₂ adalah volume larutan akhir, bukan air yang ditambahkan.

    50 mL HCl 6 M diencerkan sampai 300 mL: 1 M

  • pH = −log[H⁺]Latih: Asam, basa, dan pH

    [H⁺] = 10⁻ⁿ M berarti pH n; selisih satu satuan pH berarti [H⁺] berbeda sepuluh kali.

  • Berlaku pada 25 °C; untuk larutan basa hitung pOH dari [OH⁻] lebih dulu.

    [OH⁻] = 10⁻³ M → pOH 3 → pH 11

  • [H₃O⁺] ≈ √(Ka × C)Latih: Asam dan basa lemah: Ka dan Kb

    Asam lemah hanya terion sebagian; pendekatan ini layak bila persen ionisasinya di bawah 5%. Untuk basa lemah: [OH⁻] ≈ √(Kb × C).

    asam format 0,10 M, Ka 1,8 × 10⁻⁴ → pH 2,37

  • pH = pKa + log([A⁻] ÷ [HA])Latih: Larutan penyangga

    Persamaan Henderson–Hasselbalch untuk larutan penyangga; bila [A⁻] = [HA], pH = pKa.

  • M asam × V asam = M basa × V basaLatih: Titrasi asam-basa

    Titik ekuivalen titrasi asam dan basa berproton satu; satu mol H₂SO₄ yang diprotik butuh dua mol NaOH.

    25,0 mL HCl, ekuivalen pada 20,0 mL NaOH 0,100 M: 0,080 M

Gas dan termokimia

  • R = 0,08206 L·atm/(mol·K) untuk atm dan liter, 8,314 J/(mol·K) untuk SI; suhu dalam kelvin, °C + 273,15.

    0,25 mol, 0 °C, 1 atm: V = 5,60 L

  • Kalor yang diserap larutan di kalorimeter; kalor reaksinya sama besar dengan tanda berlawanan.

  • ΔH < 0 eksoterm · ΔH > 0 endotermLatih: Entalpi reaksi dan kalorimetri

    Reaksi eksoterm melepas kalor sehingga lingkungannya menghangat; endoterm menyerap kalor sehingga lingkungannya mendingin.

  • ΔH° = Σn·ΔH°f produk − Σn·ΔH°f pereaksiLatih: Entalpi pembentukan standar

    Entalpi reaksi dari tabel entalpi pembentukan standar; unsur dalam bentuk paling stabilnya ber-ΔH°f nol.

  • Persamaan dibalik, tanda ΔH dibalik; dikalikan, ΔH ikut dikalikan; dijumlahkan, ΔH dijumlahkan.

Laju, kesetimbangan, dan redoks

Kelas terkait

Contekan lain