Materi
Lead time order sampai terima adalah jumlah hari sejak pelanggan memesan sampai barang diterima. Dokumentasi Business Central memecah jalur keluar menjadi dua bagian: waktu penanganan gudang keluar, dari tanggal barang siap diambil sampai tanggal kirim terencana, dan waktu kirim, dari tanggal kirim terencana sampai tanggal antar terencana. Bila pelanggan meminta tanggal tertentu, hitungannya dibalik: tanggal diminta dikurangi waktu kirim memberi tanggal kirim terencana, lalu dikurangi waktu penanganan gudang memberi tanggal barang harus siap diambil.
Di laporan kinerja, lead time dihitung dari tanggal nyata: tanggal terima dikurangi tanggal order, dalam hari kalender kecuali kesepakatan menyebut hari kerja. Rata-rata memberi gambaran umum, sedangkan lead time terlama menunjukkan janji yang paling berisiko meleset. Memecahnya menjadi bagian gudang (order sampai kirim) dan bagian perjalanan (kirim sampai terima) menunjukkan di mana hari habis.
Bagian gudang = tanggal kirim − tanggal order
Bagian perjalanan = tanggal terima − tanggal kirim
Lead time = tanggal terima − tanggal order
Mundur: tanggal kirim = tanggal diminta − waktu kirim
tanggal siap = tanggal kirim − waktu penanganan gudangContoh toko bangunan di Pontianak: order 3 Juni, dikirim 5 Juni, diterima 8 Juni. Lead time 5 hari: 2 hari di gudang, 3 hari di jalan. Bila pelanggan lain meminta barang tiba 20 Juni dengan waktu kirim 3 hari dan penanganan gudang 2 hari, barang dikirim 17 Juni dan harus siap diambil 15 Juni. Lembar kerja menyimpan tanggal sebagai angka seri, jadi selisih dua tanggal langsung memberi jumlah hari.