Materi
Introduction to Business 2e Bagian 12.4 menyebut pengisian pesanan yang akurat, pengiriman tepat waktu, dan barang tiba dalam keadaan baik sebagai penentu keberhasilan produk; terlambat dan janji yang meleset bisa membuat pelanggan pergi. Principles of Marketing Bagian 17.6 memberi contoh tujuan logistik terpadu: memenuhi waktu kirim 95 persen dari seluruh pengiriman. Ukurannya OTIF (on time in full).
Laporan risiko pasokan di Dynamics 365 Supply Chain Management menghitung tiga tingkat per baris pesanan: tepat waktu (OT), yaitu diterima pada atau sebelum tanggal yang diminta; lengkap (IF), yaitu jumlah diterima tidak kurang dari jumlah dipesan; dan OTIF, yaitu keduanya terpenuhi di baris yang sama. Karena OTIF menuntut dua syarat sekaligus, OTIF tidak pernah lebih tinggi dari OT maupun IF, dan nilainya tidak bisa diperoleh dengan mengalikan OT dan IF. Di kelas ini OTIF dihitung per baris pesanan seperti di dokumentasi itu; perusahaan lain bisa menghitung per pesanan, jadi tingkat hitungnya ditulis di soal.
OT = baris yang tiba ≤ tanggal diminta ÷ semua baris
IF = baris dengan diterima ≥ dipesan ÷ semua baris
OTIF = baris yang memenuhi KEDUANYA ÷ semua barisContoh distributor obat di Makassar, delapan baris: tujuh tepat waktu (OT 87,5%), enam lengkap (IF 75%), dan lima memenuhi keduanya (OTIF 62,5%). Hasil kali OT × IF = 65,6% tidak menghitung baris mana pun. Di lembar kerja, penanda 1 atau 0 per baris dibuat dengan IF dan AND, lalu AVERAGE atas penanda itu memberi tingkatnya.