Materi
Panduan resume Mignone Center for Career Success, Harvard Faculty of Arts and Sciences, menyebut tiga hal yang membuat sebuah butir pengalaman kuat: bahasa aktif, bukan pasif — pakai kata kerja aksi, bukan kalimat pasif; berbasis fakta — kuantifikasi dan kualifikasikan apa yang kamu capai; dan salah satu kesalahan utama yang disebutnya adalah tidak menunjukkan hasil. Career Services University of Missouri–St. Louis juga meminta kata kerja aksi dipakai untuk menggambarkan tugas dan pencapaian, dengan daftar kata seperti “menyusun”, “menganalisis”, “merancang”, dan “melatih”.
College Success Bagian 12.2 mengingatkan bahwa resume bukan sekadar daftar yang pernah kamu kerjakan, melainkan etalase pencapaian. Maka sebuah butir tidak berhenti pada tugas; ia menyebut hasil.
Ketiga sumber itu mengarah pada satu susunan butir: kata kerja aksi → apa yang dikerjakan → hasil atau angka. “Mengelola stok” menjadi kuat ketika ditulis “Merapikan pencatatan stok 300 jenis barang sehingga selisih hitung turun dari 12 menjadi 2 per bulan.”
| Butir pengalaman (karangan) | Penilaian |
|---|---|
| “Bertanggung jawab atas media sosial.” | Lemah — pasif, tanpa hasil |
| “Mengelola kasir.” | Lemah — kata kerja aksi, tetapi tanpa hasil |
| “Menyusun jadwal 20 relawan sehingga keluhan antrean turun dari 15 menjadi 4 per minggu.” | Kuat — aksi dan hasil terukur |