Materi
College Success terbitan OpenStax (Bagian 12.2) mendefinisikan resume sebagai ringkasan pendidikan, pengalaman, dan pencapaian — bukan sekadar daftar yang pernah kamu kerjakan, melainkan etalase yang menampilkan hal terbaik untuk satu peran tertentu. Panjangnya satu halaman, dua halaman bagi orang yang lebih berpengalaman. National Careers Service memakai istilah CV untuk dokumen yang sama: ringkasan keterampilan, pencapaian, dan pengalaman untuk melamar kerja.
Panduan National Careers Service merinci kontak yang dicantumkan: nama, nomor telepon, alamat email, dan tautan profil jaringan kerja bila ada. Panduan itu juga menyebut yang tidak dicantumkan: usia, tanggal lahir, status pernikahan, dan kewarganegaraan. Untuk referensi, kontak orang lain tidak ditaruh di CV; diganti kalimat bahwa referensi tersedia atas permintaan.
Soal data pribadi dan foto, praktiknya berbeda antarnegara dan antarindustri. Sebagai konteks hukum Amerika Serikat — bukan Indonesia — halaman Pre-Employment Inquiries milik EEOC menyatakan informasi yang diminta sebelum tawaran kerja semestinya dibatasi pada hal yang penting untuk menentukan apakah seseorang memenuhi syarat jabatan, dan foto pelamar tidak semestinya diminta; bila perlu untuk identifikasi, foto diminta sesudah tawaran dibuat dan diterima. Pegangannya: baca lowongannya, dan cantumkan data pribadi atau foto hanya bila lowongan itu memintanya.
| Butir di CV (karangan) | Penilaian menurut sumber |
|---|---|
| Nama, nomor telepon, email untuk urusan kerja | Dicantumkan (National Careers Service) |
| Tanggal lahir dan status pernikahan | Tidak dicantumkan (National Careers Service) |
| Nomor telepon dosen sebagai referensi | Diganti “referensi tersedia atas permintaan” |
| Pencapaian yang berkaitan dengan peran yang dilamar | Ditampilkan sebagai etalase (College Success) |