Materi
Bab 13 berangkat dari satu pengamatan: penawaran yang sama terasa lebih bernilai bila dipecah dan disajikan bertumpuk sebagai bonus. Hormozi juga menyarankan menambah bonus alih-alih memotong harga, karena diskon mengajari pembeli menawar. OpenStax Principles of Marketing (Bagian 15.6) menyebut promosi semacam ini premium: barang gratis atau murah yang menyertai pembelian.
Aturannya: tiap bonus menjawab satu hambatan yang membuat pembeli merasa tidak akan berhasil, atau masalah berikutnya; tiap bonus diberi nama yang memuat manfaat; alat dan daftar periksa lebih bernilai daripada pelatihan tambahan. Dalam penjualan satu lawan satu, minta keputusan dulu; bila belum, tawarkan bonus yang cocok dengan hambatan yang disebut pembeli, lalu tanyakan lagi.
Bab 13 juga meminta tiap bonus diberi nilai rupiah. Di sini pagarnya: UU 8/1999 Pasal 10 huruf d melarang pernyataan tidak benar atau menyesatkan tentang potongan harga atau hadiah, dan Pasal 13 ayat (1) melarang menjanjikan hadiah cuma-cuma yang tidak diberikan atau tidak sesuai janji. Nilai yang ditulis harus bisa dipertanggungjawabkan, misalnya harga yang berlaku saat barang itu dijual terpisah. Di Amerika Serikat, 16 CFR 251.1 melarang menaikkan harga barang utama untuk menutup biaya barang gratis.