Materi
Principles of Finance memecah biaya persediaan menjadi empat: biaya pembelian (harga faktur barangnya), biaya simpan (gudang, asuransi, barang usang atau rusak, dan uang yang tertahan di barang), biaya pesan (biaya membuat satu pesanan dan mengurus pembayarannya), dan biaya kehabisan stok (penjualan yang hilang). Introduction to Business menyebut tujuan pengelolaan persediaan sebagai menekan biaya pesan dan biaya simpan sambil tetap menyediakan cukup barang.
Kedua biaya itu bergerak berlawanan terhadap ukuran pesanan Q. Saylor Academy dan Abbas–Goosheh menuliskannya untuk permintaan setahun D yang merata: jumlah pesanan setahun D ÷ Q, biaya pesan setahun (D ÷ Q) × S dengan S biaya per pesanan, persediaan rata-rata Q ÷ 2, dan biaya simpan setahun (Q ÷ 2) × H dengan H biaya simpan per unit per tahun. Pesanan besar membuat pesanan jarang tetapi gudang penuh; pesanan kecil kebalikannya.
Contoh: D = 2.400 unit, S = Rp150.000, H = Rp2.000, dan Q = 400 unit. Jumlah pesanan 6 kali, biaya pesan Rp900.000, persediaan rata-rata 200 unit, biaya simpan Rp400.000, dan biaya total tahunan Rp1.300.000. Harga beli barangnya tidak ikut dihitung karena tidak berubah oleh ukuran pesanan.
Jumlah pesanan: =$B$1/A5 (D ÷ Q)
Biaya pesan: =B5*$B$2 (jumlah pesanan × S)
Biaya simpan: =A5/2*$B$3 (persediaan rata-rata × H)