Lompat ke konten utama
←

Pengelolaan Persediaan

Pelajaran 7 dari 16

Menilai persediaan

Kartu stok perpetual dan rata-rata bergerak

Setelah pelajaran ini kamu bisa mengisi kartu stok perpetual bernilai rupiah dengan rata-rata bergerak dan membandingkan hasil metode penilaian ketika harga beli naik.

±15 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Pada sistem perpetual, harga pokok dibebankan saat setiap penjualan terjadi, bukan di akhir periode. Untuk rata-rata tertimbang, OpenStax menunjukkan bahwa rata-ratanya harus dihitung ulang setiap kali ada pembelian: saldo rupiah dibagi saldo unit pada saat itu. Rata-rata yang terus diperbarui ini disebut rata-rata bergerak. Penjualan sesudahnya dibebankan dengan rata-rata terakhir, dan penjualan tidak mengubah rata-rata karena unit dan rupiah berkurang dengan perbandingan yang sama.

Kartu stok bernilai rupiah punya kolom tambahan: saldo rupiah, harga rata-rata, dan HPP barang keluar. Contoh: saldo awal 40 unit seharga Rp10.000. Terjual 25 unit, HPP Rp250.000, sisa 15 unit senilai Rp150.000. Dibeli 60 unit seharga Rp11.000, saldo menjadi 75 unit senilai Rp810.000 dan rata-rata baru Rp10.800. Terjual 50 unit, HPP Rp540.000, sisa 25 unit senilai Rp270.000.

HPP keluar:     =D4*G3          (unit keluar × rata-rata baris sebelumnya)
Saldo rupiah:   =F3+B4*C4-H4    (saldo lalu + nilai masuk − HPP keluar)
Rata-rata baru: =F4/E4          (saldo rupiah ÷ saldo unit)

Pilihan metode mengubah angka laba walau barang dan harga jualnya sama. Ketika harga beli terus naik, FIFO membebankan lot-lot murah lebih dulu, sehingga harga pokok penjualannya paling rendah dan persediaan akhirnya paling tinggi; rata-rata tertimbang berada di antara. OpenStax juga mencatat metode ketiga, LIFO, yang membebankan lot terakhir lebih dulu — IFRS tidak mengizinkan LIFO, dan kelas ini tidak melatihnya.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Saldo awal 100 unit seharga Rp5.000. Terjual 60 unit, lalu dibeli 140 unit seharga Rp5.600, lalu terjual 120 unit. Dengan rata-rata bergerak, berapa rupiah saldo persediaan akhirnya?

Latihan 3 dari 3

Sepanjang tahun harga beli sebuah barang terus naik. Dibanding rata-rata tertimbang pada data yang sama, apa yang terjadi bila memakai FIFO?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke