Materi
Hari persediaan (days' sales in inventory) menerjemahkan perputaran ke satuan yang lebih mudah dibayangkan: berapa hari rata-rata persediaan akan habis terjual. OpenStax menghitungnya sebagai rata-rata persediaan dibagi harga pokok penjualan per hari, dan harga pokok penjualan per hari adalah harga pokok penjualan setahun dibagi 365. Karena itu hari persediaan juga sama dengan 365 dibagi perputaran persediaan.
Principles of Finance menyebut hari persediaan sebagai angka yang diawasi pengelola persediaan: angka yang tinggi berarti barang lama tersimpan, dan barang yang lama tersimpan berisiko usang atau, untuk barang yang mudah rusak, busuk. Kenaikan hari persediaan dari tahun ke tahun adalah arah yang sama dengan turunnya perputaran, dilihat dari sisi lain.
Contoh dengan data toko alat listrik di pelajaran sebelumnya: rata-rata persediaan Rp16.000.000 dan harga pokok penjualan Rp96.000.000. Harga pokok penjualan per hari 96.000.000 ÷ 365 = Rp263.014, sehingga hari persediaannya 16.000.000 ÷ 263.014 = 60,8 hari. Hasil yang sama keluar dari 365 ÷ 6.
HPP per hari: =C2/$B$8 (HPP setahun ÷ 365 di sel B8)
Hari persediaan: =B2/D2 (rata-rata persediaan ÷ HPP per hari)
365 ÷ 6 = 60,8 hari