Materi
Perputaran persediaan mengukur berapa kali persediaan rata-rata terjual habis dan diganti dalam satu periode. OpenStax menghitungnya sebagai harga pokok penjualan dibagi rata-rata persediaan, dan rata-rata persediaan adalah persediaan awal ditambah persediaan akhir lalu dibagi dua. Angka 6 berarti persediaan rata-rata berganti enam kali dalam periode itu.
Pembilangnya harga pokok penjualan, bukan penjualan, karena persediaan dinilai dengan harga pokok. Membagi penjualan dengan persediaan mencampur dua dasar harga, sehingga toko yang markupnya besar tampak berputar lebih cepat padahal barangnya bergerak sama lambatnya. OpenStax menyarankan angka ini dibandingkan dengan periode sebelumnya dan dengan usaha sejenis; perputaran yang turun dari tahun ke tahun menandakan persediaan tumbuh lebih cepat daripada barang yang terjual.
Contoh toko alat listrik: harga pokok penjualan setahun Rp96.000.000, persediaan awal Rp14.000.000, persediaan akhir Rp18.000.000. Rata-rata persediaan (14.000.000 + 18.000.000) ÷ 2 = Rp16.000.000, jadi perputarannya 96.000.000 ÷ 16.000.000 = 6 kali.
Rata-rata persediaan: =AVERAGE(B2:C2) atau =(B2+C2)/2
Perputaran: =D2/E2 (HPP ÷ rata-rata persediaan)
96.000.000 ÷ 16.000.000 = 6 kali